Apa kabar?

600184486 1

Hai mba Ika. Ingin rasanya bilang, “Apa kabar elo?”

Tapi sudah nggak bisa, ya. Pertanyaan itu agaknya lebih pas ditujukan untuk-Nya, Dia, yang menjaga elo di-‘sana’.

Beberapa hari ini sering teringat obrolan terakhir kita waktu selesai premiere film Ambilkan Bulan.

Bingung mau omong apa lewat tulisan ini. Banyak sih yang mau gua tulis. Tapi agaknya percuma sudah.

Temen elo ini cuma kangen, kangen sama yang dulu-dulu, saat nggak ada perasaan kehilangan kayak yang belakangan ini suka muncul.

Begini toh rasanya. Ngerasa jauh yang bukan akibat menjauhi atau dijauhi, tapi mungkin karena sama-sama tahu diri. Menyakitkan juga ya. Lelah banget.

Ah. Gua lagi sentimentil nih, mba. Beruntung deh elo dulu nggak pernah tahu sisi sentimentil gua hehe.

Al-Fatihah kukirim untukmu, mba. Semoga kelak kita bisa berjumpa lagi dan ngobrol lebih banyak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s