Eliana dan Bunda

Eliana, Eliana. Sampai sekarang, karya Riri Riza ini masih menjadi film Miles favorit saya dan salah satu film Indonesia terbaik. Satu adegan yang sulit dilupakan, yakni saat Bunda (Jajang C. Noer) menangis di depan cermin dalam toilet kumuh. Pilu rasanya.

Yang juga sulit dilupakan adalah ketika hari pertama Eliana, Eliana tayang pada Maret 2003, saya menontonnya berdua bareng nyokap di bioskop PIM. Jarang-jarang nyokap mau menonton film di bioskop, apalagi film drama serius semacam Eliana, Eliana. Saya ingat, nggak banyak penontonnya waktu itu. Hanya belasan. Sayang, suara yang keluar dari sound system bioskop waktu itu terdengar memekakkan telinga di beberapa adegan.

Sekitar 11 tahun kemudian, tepatnya akhir Oktober 2014, saat saya bertanya kepada Dian Sastrowardoyo tentang apa film drama keluarga Indonesia favoritnya, dia memikir lama, sampai kemudian menjawab: Eliana, Eliana.

:)))

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s